Halo sahabat selamat datang di website seputarxml.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 30: Percabangan Kondisi IF ELSE Bahasa Java, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Melanjutkan tutorial belajar bahasa pemrograman Java di Duniailkom, kali ini kita akan membahas kondisi percabangan selanjutnya, yakni kondisi IF ELSE.


Pengertian Kondisi IF ELSE bahasa Java

Pada dasarnya, kondisi IF ELSE merupakan modifikasi tambahan dari kondisi IF yang sudah kita pelajari pada tutorial sebelumnya.

Blok kode program IF tetap akan dijalankan ketika kondisi true, namun sekarang terdapat tambahan bagian ELSE akan dijalankan ketika kondisi false.

Berikut format dasarnya:

if (condition)  {    // Kode program yang akan dijalankan jika condition berisi nilai True  }  else  {    // Kode program yang akan dijalankan jika condition berisi nilai False  }

Bagian condition berperan sebagai penentu dari struktur percabangan ini. Jika condition terpenuhi (menghasilkan nilai TRUE), blok kode program milik IF akan dijalankan. Jika condition tidak terpenuhi (menghasilkan nilai FALSE), blok kode program bagian ELSE-lah yang akan diproses.

Mari kita lihat contoh praktek dari struktur IF ELSE.


Contoh Kode Program Percabangan IF ELSE Java

Pada tutorial sebelumnya kita membuat program penentu bilangan genap / ganjil menggunakan 2 buah kondisi IF sebagai berikut:

if (a % 2 == 0) {      System.out.println(a + " adalah angka genap");  }  if (a % 2 == 1) {      System.out.println(a + " adalah angka ganjil");  }

Alur ini sebenarnya akan lebih sederhana (dan lebih efisien) jika diubah ke dalam struktur IF ELSE.

Jika sebuah angka tidak genap, maka pasti itu adalah angka ganjil. Sehingga apabila kondisi if (a % 2 == 0) tidak terpenuhi (false), maka variabel a haruslah berisi angka ganjil. Dengan demikian kode programnya bisa ditulis ulang sebagai berikut:

import java.util.Scanner;    class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int a;      Scanner input = new Scanner(System.in);            System.out.print("Input sembarang angka: ");      a = input.nextInt();        if (a % 2 == 0) {        System.out.println(a + " adalah angka genap");      }      else {        System.out.println(a + " adalah angka ganjil");      }         }  }

Sekarang jika kondisi if (a % 2 == 0) menghasilkan false, bagian ELSE lah yang akan di proses. Kode program akan jadi lebih efisien karena pemeriksaan kondisi hanya perlu dilakukan 1 kali saja.

Berikut contoh lain dari struktur kondisi IF ELSE:

import java.util.Scanner;    class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int a;      Scanner input = new Scanner(System.in);            System.out.print("Input nilai ujian: ");      a = input.nextInt();        if (a >= 75) {        System.out.println("Selamat, anda lulus!");      }      else {        System.out.println("Maaf, silahkan coba lagi tahun depan");      }         }  }

Hasil kode program:

Input nilai ujian: 57  Maaf, silahkan coba lagi tahun depan    Input nilai ujian: 90  Selamat, anda lulus!    Input nilai ujian: 75   Selamat, anda lulus!    Input nilai ujian: 74   Maaf, silahkan coba lagi tahun depan

Di sini saya membuat kondisi if (a >= 75), yakni jika variabel a berisi angka lebih besar atau sama dengan 75 maka jalankan perintah System.out.println("Selamat, anda lulus!"). Jika tidak, blok ELSE lah yang akan di eksekusi, yakni System.out.println("Maaf, silahkan coba lagi tahun depan").


Pada tutorial kali ini kita telah membahas kondisi percabangan IF ELSE bahasa Java yang cocok dipakai jika terdapat 2 kondisi yang saling bertentangan, yakni "Jika kondisi sesuai jalankan kode ini, jika tidak jalankan kode itu".

Berikutnya akan dibahas kondisi percabangan IF ELSE IF dalam bahasa Java.

Itulah tadi informasi mengenai Tutorial Belajar Java Part 30: Percabangan Kondisi IF ELSE Bahasa Java dan sekianlah artikel dari kami seputarxml.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website seputarxml.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 33: Perulangan FOR Bahasa Java, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Dalam bahasa Java (dan juga bahasa turunan C seperti C++, PHP dan JavaScript ), terdapat 3 buah struktur perulangan atau looping, yakni perulangan for, perulangan while dan perulangan do while.

Dalam tutorial bahasa pemrograman Java kali ini kita akan bahas perulangan for terlebih dahulu.


Pengertian Struktur Perulangan For Bahasa Java

Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah.

Dalam merancang perulangan for, setidaknya kita harus mengetahui 3 komponen:

  1. Kondisi awal perulangan.
  2. Kondisi pada saat perulangan.
  3. Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.

Berikut format dasar struktur perulangan for dalam bahasa Java:

for (start; condition; increment)   {     // kode program     // kode program  }  

Start adalah kondisi pada saat awal perulangan. Biasanya kondisi awal ini berisi perintah untuk memberikan nilai kepada variabel counter. Variabel counter sendiri adalah sebuah variabel yang menentukan berapa banyak perulangan dilakukan. Kebanyakan programmer menggunakan variabel i sebagai variabel counter (ini tidak harus, boleh juga memakai variabel lain).

Condition adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berjalan. Selama kondisi ini terpenuhi, maka compiler bahasa Java akan terus melakukan perulangan. Misalnya condition ini berisi perintah i < 7, maka selama variabel counter i berisi angka yang kurang dari 7, terus lakukan perulangan.

Increment adalah bagian yang dipakai untuk memproses variabel counter agar bisa memenuhi kondisi akhir perulangan. Bagian ini akan selalu di eksekusi di setiap perulangan.

Disebut increment karena biasanya berisi operasi increment seperti i++, yang sebenarnya sama dengan i = i + 1. Maksudnya, dalam setiap perulangan naikkan variabel i sebanyak 1 angka. Namun kita juga bisa memberikan nilai lain seperti i = i + 2 sehingga variabel counter akan naik 2 angka setiap perulangan

Sebagai tambahan, terdapat istilah iterasi (iteration), yang berarti 1 kali perulangan. Istilah ini cukup sering dipakai ketika membahas tentang struktur perulangan.

Baik, cukup dengan teorinya mari kita masuk ke contoh praktek.


Contoh Kode Program Perulangan For Bahasa Java

Sebagai contoh pertama, saya ingin menampilkan teks  "Hello World" sebanyak 5 kali. Berikut kode programnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i < 5; i++) {         System.out.println("Hello World ");       }        }  }

Di baris 4 saya membuat sebuah variabel i yang di set dengan tipe data integer. Variabel ini nantinya akan dipakai sebagai variabel counter, yakni variabel yang menentukan kondisi akhir perulangan.

Perintah di baris 5, yakni for (i = 1; i < 5; i++), bisa dibaca:

"Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 1 sampai i < 5. Dalam setiap iterasi, naikkan nilai variabel i sebanyak 1 angka menggunakan perintah i++".

Berikut hasilnya:

Hello World  Hello World  Hello World  Hello World

Pertanyaannya, kenapa hanya tampil 4 baris "Hello World"? Padahal kita mengulang dari i = 1 sampai i < 5.

Ini berkaitan dengan penggunaan tanda. Kondisi akhir perulangan adalah i < 5, yang artinya akan selalu bernilai true jika i kurang dari 5, tapi jika sudah sampai dengan 5 maka kondisi menjadi false dan perulangan berhenti.

Agar teks "Hello World" bisa tampil sebanyak 5 kali, ada 2 alternatif. Yakni bisa dengan mengubah kondisi awal menjadi i = 0, atau mengubah kondisi akhir menjadi i <=5. Pilihan kedua ini terlihat lebih baik:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 5; i++) {         System.out.println("Hello World ");       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World  Hello World  Hello World  Hello World  Hello World

Sekarang teks "Hello World" sudah tampil sebanyak 5 kali. Sekali lagi, hati-hati dengan menggunakan tanda perbandingan, terutama antara "<" dengan "<=".

Di dalam perulangan, kita juga bisa mengakses variabel counter seperti contoh berikut:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 5; i++) {         System.out.println("Hello World "+i);       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World 1  Hello World 2  Hello World 3  Hello World 4  Hello World 5

Sekarang setelah teks "Hello World", tampil angka yang berasal dari nilai variabel i. Karena dalam setiap iterasi variabel counter i akan naik 1 angka (proses increment), maka ketika ditampilkan juga akan naik 1 angka untuk setiap iterasi.

Variabel counter i juga tidak harus di increment, tapi juga bisa di decrement untuk membuat perulangan menurun. Berikut contohnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 5; i >= 1; i--) {         System.out.println("Hello World "+i);       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World 5  Hello World 4  Hello World 3  Hello World 2  Hello World 1

Kode kita sangat mirip seperti sebelumnya, tapi perhatikan perintah for di baris 5: for (i = 5; i >= 1; i–). Ini bisa dibaca:

"Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 5 sampai i >= 1. Dalam setiap iterasi, turunkan nilai variabel i sebanyak 1 angka menggunakan perintah i--".

Hasilnya, nilai variabel counter i akan berkurang 1 angka dalam setiap iterasi.

Sebagai contoh terakhir, bisakah anda membuat perulangan untuk menampilkan angka kelipatan 3 sebanyak 10 kali? Hasil akhir yang kita inginkan adalah sebagai berikut:

3 6 9 12 15 18 21 24 27 30

Terdapat beberapa cara untuk menghasilkan deret ini. Pertama, ubah di sisi block perintah yang akan dijalankan. Dimana variabel counter i tetap naik dari 1 sampai 10:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 10; i++) {         System.out.print(i*3 + " ");       }        }  }

Agar menghasilkan angka yang naik kelipatan 3, teknik yang dipakai adalah mengalikan nilai variabel counter i dengan angka 3 untuk setiap iterasi.

Cara kedua adalah memodifikasi proses increment dari variabel counter:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 3; i <= 30; i = i + 3) {         System.out.print(i + " ");       }        }  }

Perhatikan perintah perulangan for di baris 5. Perintah for (i = 3; i <= 30; i = i + 3) bisa dibaca:

"Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 3 sampai i <= 30. Dalam setiap iterasi, naikkan nilai variabel i sebanyak 3 angka menggunakan perintah i = i + 3".

Teknik ini agak jarang dipakai, tapi itu bisa dilakukan.


Dalam tutorial kali ini kita telah membahas tentang perulangan (looping) for. Nantinya looping ini bisa dikombinasikan lebih lanjut misalnya untuk membuat perulangan bersarang (nested loop).

Tapi untuk tutorial berikutnya kita akan lanjut dulu ke bentuk perulangan kedua dalam bahasa Java, yakni perulangan WHILE.

Itulah tadi informasi mengenai Tutorial Belajar Java Part 33: Perulangan FOR Bahasa Java dan sekianlah artikel dari kami seputarxml.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

{{ $title }}

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa qui officia deserunt mollit anim id est laborum.

Halo sahabat selamat datang di website seputarxml.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Membuat Laporan Excel Dengan PHP Dan MySQL oleh - seputarxml.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Tutorial Membuat Laporan Excel Dengan PHP Dan MySQL â€" PhpSpreadsheet adalah sebuah library PHP yang digunakan untuk bekerja dengan database sebagai pengganti library PHPExcel yang sudah tidak dikembangkan lagi. library ini juga menyediakan aneka fitur yang bisa kita gunakan untuk keperluan formatin laporan dalam format excel.

Install Library PhpSpreadsheet

Kita akan melakukan instalasi library ini menggunakan composer, jadi jika komputer anda belum terinstall composer maka saya sarankan anda untuk membaca artikel tentang cara melakukan instalasi composer pada sistem operasi windows .

Jika sudah silahkan buat sebuah folder baru dengan nama phpexcel pada folder htdocs, buka CMD /  terminal anda dan silahkan ketikkan perintah berikut ini untuk melakukan proses instalasi :

composer require phpoffice/phpspreadsheet

Proses ini membutuhkan koneksi internet, silahkan tunggu sampai proses instalasi selesai.

Membuat Laporan Excel Dengan PHP Dan Library PhpSpreadsheet

Selanjutnya kita akan membuat sebuah file baru dengan nama index.php, pada file ini kita akan membuat script untuk membuat data dalam format excel dengan bahasa pemograman PHP.

getActiveSheet();  $sheet->setCellValue('A1', 'Hello World !');    $writer = new Xlsx($spreadsheet);  $writer->save('hello world.xlsx');  ?>

Kemudian jika sudah selesai menuliskan script di atas, silahkan save untuk menyimpan perubahan dan silahkan buat web browser dan akses http://localhost/phpexcel/index.php.

Jika semua proses yang anda lakukan benar maka seharusnya muncul sebuah file baru dengan nama hello world.xlsx seperti dibawah ini :

Membuat Laporan Excel Dari Database MySQL Dengan PHP

Jika tadi kita sudah membuat laporan excel dengan data statis, maka sekarang kita akan membuat laporan excel dengan data dari database MySQL. langkah yang pertama silahkan download dan import database yang sudah saya siapkan link downloadnya pada bagian referensi artikel ini.

Kita akan menggunakan tabel employees dengan struktur tabel seperti berikut ini :

Sekarang kita akan melakukan modifikasi pada file index.php dengan menambahkan script untuk membaca data dari database MySQL, silahkan modifikasis script index.php menjadi seperti berikut ini :

getActiveSheet();    // sheet peratama  $sheet->setTitle('Sheet 1');  $sheet->setCellValue('A1', 'First Name');  $sheet->setCellValue('B1', 'Last Name');    // membaca data dari mysql  $employee = mysqli_query($koneksi,"select * from employees");  $row = 2;  while($record = mysqli_fetch_array($employee))  {      $sheet->setCellValue('A'.$row, $record['firstName']);      $sheet->setCellValue('B'.$row, $record['lastName']);      $row++;  }    $writer = new Xlsx($spreadsheet);  $writer->save('hello world.xlsx');  ?>

Sekarang silahkan akses lagi http://localhost/phpexcel/index.php dan kemudian silahkan buka lagi file hello world.xlsx, jika semua yang anda lakukan benar maka akan muncul seperti dibawah ini :

Video Tutorial Membuat laporan Dengan PHP Dan MYSQL

Sekian tutorial bagaimana cara membuat laporan dalam format excel dengan library PhpSpreadsheet.

File Pendukung Belajar

  1. Source Code Hasil Belajar Cara membuat laporan Excel Dengan PHP MySQL
  2. Download Sample Database Yang Digunakan untuk Praktek

Itulah tadi informasi dari poker mengenai Tutorial Membuat Laporan Excel Dengan PHP Dan MySQL oleh - seputarxml.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarxml.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

"; } ?>
Last Name First Name Job Title Email
".$row['firstName']." ".$row['lastName']." ".$row['jobTitle']." ".$row['email']."

Halo sahabat selamat datang di website seputarxml.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Membuat Koneksi PHP Dan MongoDB Pada Xampp oleh - seputarxml.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Xampp adalah sebuah paket web server yang bisa digunakan secara gratis sebagai web server untuk pengembangan aplikasi berbasis website, aplikasi ini sangat mudah digunakan karna hanya perlu sekali klik untuk melakukan instalasi dan anda sudah punya web sever dengan bahasa pemograman PHP, database MySQL dan PHPmyAdmin untuk mengelola database nya.

Tapi bagaimana jika anda ingin menggunakan database MongoDB ? secara default anda belum bisa menggunakan database mongodb secara langsung, karna anda harus menginstall database tersebut secara terpisah lalu mengaktifkan extension php_mongodb agar aplikasi PHP yang anda bangun bisa terkoneksi dengan database mongodb.

Jika anda belum melakukan instalasi MongoDB maka sebaiknya silahkan ikuti artikel cara melakukan instalasi MongoDB terlebih dahulu.

Baca Juga Artikel Terkait Lainya :

Cara Mengaktifkan Extension MongoDB

yang perlu diperhatikan ketika ingin mengaktifkan extension mongodb adalah versi PHP yang anda pakai, anda bisa melakukan pengecekan dengan menjalankan perintah php -v pada terminal seperti berikut ini.

kemudian kita akan mengdownload extension sesuai dengan versi PHP yang sudah terinstall, silahkan buka halaman https://pecl.php.net/package/mongodb/1.8.0beta1/windows dan download versi yang thread save sesuai dengan versi PHP yang anda gunakan.

setalah itu silahkan extrack file php_mongodb.dll dan php_mongodb.pdb ke folder php/ext, jika anda melakukan instalasi xampp pada partisi C maka lokasinya adalah C:\xampp\php\ext, silahkan sesuaikan saja path nya.

langkah terakhir adalah menegubah konfigurasi php agar melakukan load extension mongodb, silahkan buka file php.ini dan tambahkan baris berikut :

extension=php_mongo.dll

silahkan simpan perubahan konfigurasi dan restart service apache nya. lalu kita akan melakukan verifikasi apakah extension mongodb udah terpasang atau belum dengan bantuan halaman phpinfo. jika muncul informasi seperti dibawah ini berarti mongodb sudah berhasil dikenali oleh php dan siap untuk digunakan.

Membuat Koneksi PHP Dan MongoDB

Sebelum membuat koneksi ke database mongodb, kita akan membuat database nya terlebih dahulu, pada artikel ini saya akan menggunakan mongoCompass untuk membuat database dan mengelola collection nantinya.

jadi silahkan aktifkan mongoserver dan akses menggunakan MongoCompass dengan cara seperti berikut :

Lalu kita akan membuat database baru dengan nama erp dan collection baru dengan nama customer seperti dibawah ini :

setelah membuat database, kita akan membuat project php baru, silahkan buat sebah folder baru dengan nama phpmongo, kemudian kita akan melakukan instalasi package mogoclient dengan bantuan composer, silahkan masuk ke folder phpmongo dan ketik perintah berikut ini :

composer require mongodb/mongodb

setelah itu buatlah sebuah file baru dengan nama index.php yang akan kita isi dengan contoh script untuk melakukan koneksi ke mongo server, mengakses client dan melakukan insert sebuah data pada collection yang sudah kita buat tadi di awal, script untuk koneksi php ke mongodb adalah seperti ini :

erp;    // memilih collecttion  $customerCollection = $db->customer;    // insert data ke colection    $result = $customerCollection->insertOne( [ 'name' => 'Nuris Akbar'] );    echo "Inserted with Object ID '{$result->getInsertedId()}'";

setelah itu kita akan mengakses script tersebut dengan terminal, silahkan ketik perintah php index.php seperti berikut ini :

setelah menjalankan perintah tersebut, silahkan chek isi dari collection customer maka akan muncul sebuah data baru sesuai dengan data yang kita definisikan pada script index.php tadi.

sekian artikel bagaimana membuat koneksi php dengan database mongodb, semoga bermanfaat.

Itulah tadi informasi mengenai Cara Membuat Koneksi PHP Dan MongoDB Pada Xampp oleh - seputarxml.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarxml.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.